• JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
  • JoomlaWorks AJAX Header Rotator
Home
Mafia Rusia & Anteknya Bobol ATM & Bank Indonesia
Thursday, 21 January 2010

Raibnya jutaan dana sejumlah nasabah BCA di Bali sama dengan modus pembobolan di Jakarta. Komplotan ini diotaki orang Rusia. Pelaku yang berjumlah dua orang tersebut membiayai dan meminjamkan  alat-alat yang digunakan pelaku di Indonesia untuk beraksi di Jakarta dan Bali.
 
"Saat ini orang Rusia tersebut bermukim di Toronto, Kanada, dan berumur di kisaran 50 tahunan," ujar Ruby Alamsyah, analis digital forensik yang ikut mendampingi kepolisian mengusut kasus ini.

Sementara orang Indonesia yang beraksi di Jakarta dan Bali, lanjutnya, cuma dimanfaatkan jadi kaki tangannya. "Si orang Rusia yang membiayai, mengotaki dan memberikan belasan alat skimmer (untuk mencuri identitas di kartu ATM)," tukas Ruby.
      
Dari data yang dicuri tersebut lalu dimasukkan ke dalam kartu ATM bodong, untuk kemudian bisa digunakan untuk menarik dana di sejumlah tempat.  

Kepolisian sendiri saat ini sudah menangkap kaki tangan si orang Rusia yang berjumlah 6 orang. Mereka beraksi di Jakarta dan kasusnya sekarang sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Sementara kasus dengan modus sama yang terjadi di Bali beberapa hari ini juga diduga kuat terjadi dengan kasus yang terungkap di Jakarta pada Oktober 2009 lalu tersebut.

"Sebab modus dan cara kerja yang digunakan sama. Mereka sama-sama menggunakan alat skimmer dan kamera. Alat-alat ini yang dipinjamkan orang Rusia tersebut," pungkas Ruby.

Kasus pembobolan rekening bank di Bali memang penuh misteri. Selain nasabah BCA, sejumlah nasabah bank lainnya, seperti BNI dan Bank Permata juga dibobol. Bahkan, ada nasabah yang mengaku tak pernah bertransaksi lewat ATM. Namun, dalam print out diketahui ada pembobolan rekeningnya melalui ATM.

Kartu ATM yang Dibobol Bisa Dipakai di Luar Negeri

Data yang dicuri dari nasabah bank BCA tak serta merta langsung digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya. Orang Rusia yang menjadi otak kejahatan ini sebelumnya 'memagari' alias mengenkripsi data nasabah yang dicuri.

Ruby Alamsyah, analis digital forensik yang ikut mendampingi kepolisian mengusut kasus ini menjelaskan, untuk membobol rekening nasabah, pelaku menggunakan alat skimmer (pencuri informasi di kartu ATM atau kartu kredit). Dari data tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kartu bodong.

"Cuma untuk kasus yang didalangi orang Rusia ini di Jakarta dan Bali, pelaku di Jakarta setelah dapat data yang dicuri tidak langsung menggunakannya. Tapi dikirimkan dulu ke Toronto, Kanada, tempat orang Rusia itu tinggal untuk dienkripsi," tuturnya.

Selain itu, data nasabah curian yang dikirimkan dari Indonesia juga tak semuanya dikembalikan. Misalnya, anak buahnya di Indonesia telah mengumpulkan 1.000 dana nasabah, setelah dienkripsi paling datanya dikembalikan 500 data.

"Nah, nanti sisanya itu bisa dipergunakan di tempat lain seperti di Toronto, Kanada. Makanya, di dalam histori di buku nasabah yang jadi korban ada keterangan dikenai biaya tambahan Rp 25.000. Itu karena dipakai di Toronto dari jaringan Cirus, yang telah memiliki kerja sama dengan BCA," papar Ruby. (detik)


Newer news items:
Older news items:

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
  Friday, 30 July 2010
Google
Web root.wanxp.net

Contact Person

.::: BAGIAN NOC :::.










.::: GAME ONLY :::.





.::: BILLING :::.








Mail Login

Username :
Password :

MRTG Login

MRTG User :
MRTG Pass :

Kurs IDR

30-Jul-2010 / 16:02 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9030.00 8880.00
SGD 6648.65 6514.65
HKD 1163.60 1142.30
CHF 8705.65 8535.65
GBP 14141.35 13852.35
AUD 8142.35 7971.35
JPY 105.18 102.45
SEK 1255.45 1223.85
DKK 1594.40 1550.80
CAD 8768.30 8578.30
EUR 11800.35 11577.35
SAR 2417.15 2359.15

Hotel Hosting Partner Site



Ibis

GrandzuriSite

FurayaSite

Surya Hotel Duri

GrandElite

Mutiara

Play Game On Web Now


Arcade

Total Hits

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday560
mod_vvisit_counterYesterday610
mod_vvisit_counterThis week2912
mod_vvisit_counterThis month17948
mod_vvisit_counterAll548365
IP Addres
38.107.191.88
United States United States,
Browser
Unknown Browser Unknown Browser
Operating System
Unknown Operating System Unknown Operating System

Who's Online

Saat ini ada 22 tamu online